KRITIK TERHADAP PEMIKIRAN GERAKAN KEAGAMAAN KAUM REVIVALISME ISLAM DI INDONESIA

Abstrak: Gerakan  revivalisme  Islam  merupakan  gerakan  keagamaan  yang  akhir-akhir  ini ramai dibicarakan. Gerakan revivalisme Islam ini mewakili berbagai corak gerakan yang ada  selama  ini,  diantaranya  adalah  Ikhwanul  Muslimin  (IM)  di  Mesir,  gerakan  Front Pembela  Islam  (FPI),  Hizbut  Tahrir  Indonesia  (HTI),  Majelis  Mujahidin  Indonesia (MMI),  Laskar  Jihad  dan  Dakwah  Salafi.  Gagasan  yang  ditawarkan  oleh  gerakan revivalisme  Islam  ini  adalah  mengembalikan  teks  kepada  karakter  ideologis  yang  statis, ahistoris,  sangat  ekslusif,  tekstualis  dan  bias  patriarkis.  Gerakan  ini  mendukung penerapan syariat Islam secara keseluruhan dalam sendi kehidupan masyarakat. Sehingga kelemahannya  yang  muncul  adalah  produk  penafsiran  teks  eksegetik  yang  cenderung linier-otomistic dalam menafsirkan teks al-Qur’an dan mengabaikan kontektualisasi teks. Padahal  teks  (al-Qur’an) haruslah dipahami sesui dengan konteksnya agar teks dapat berbicara.  Dengan  demikian  prinsip  al-Qur’an yang shalih li kulli zaman wa makan  dapat terbukti.
Kata  Kunci: Rivivalis, sekularisme,  salafisme  radikal,  syariat  Islam,  pemikiran keagamaan
Penulis: M. Nurdin Zuhdi
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd110002

Artikel Terkait :