KESENJANGAN ANTARA NILAI-NILAI PENDIDIKAN SENI TARI KIPRAH GLIPANG DENGAN REALITA PADA SANGGAR ANDHIKA JAYA DI DESA PENDIL KECAMATAN BANYUANYAR KABUPATEN PROBOLINGGO
Abstrak: Seni tari kiprah
glipang tercipta karena kondisi sosial budaya masyarakat Desa Pendil, Kecamatan
Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Kesenian ini mengalami pasang surut
kejayaannya yang diakibatkan oleh berbagai sebab. Pelaksanaan tari terdiri dari
tahap persiapan, pementasan, dan penutup. Kesenian ini banyak mendapat pengaruh
dari kebudayaan Madura. Dalam tari kiprah glipang terdapat muatan nilai-nilai
pendidikan, antara lain nilai religius, kepahlawanan, moral, sosial, estetika,
kedisiplinan hingga nilai pengetahuan, namun terjadi kesenjangan antara
nilai-nilai pendidikan tersebut dengan realita pada sanggar Andhika Jaya. Pembelajaran
seni tari kiprah glipang mungkin dapat
diaplikasikan dalam salah satu materi
mata pelajaran muatan lokal di
Probolinggo.
Kata Kunci: Nilai Pendidikan,
Kesenian, Kiprah glipang
Penulis: Yuliana
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120036