KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Sari: Persoalan mendasar dalam
kerukunan umat beragama adalah ketidaksamaan pandangan dalam memahami keyakinan
agama lain. Tolak ukur kebenaran agama “orang lain” didasari pada agama kita
bukan agama “orang lain” itu sendiri. Islam, dalam pengertian yang sesungguhnya,
memberi peluang keselamatan bagi keyakinan lain, sehingga kerukunan beragama
bisa direalisasikan. Namun, dalam pengertian khusus, Islam hanya membuka
peluang dialog pada level sosial, tidak dalam level ritual. Dengan demikian,
peluang menjalin kerukunan umat beragama dalam Islam masih sangat mungkin
dilakukan.
Kata kunci: Dialog,
pluralitas, toleransi, ekslusifitas agama, kerjasama
Penulis: Juandi
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd130016