KEPEMIMPINAN VISIONER MENURUT ISLAM DAN INTERNALISASINYA DALAM KONTEKS KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA MASYARAKAT LAMPUNG
Sari: Tidak dapat dipisahkan
antara kemakmuran suatu masyarakat dengan peran pemimpin yang ideal dan
progresif.Lahirnya pemimpin Islam yang ideal dan progresif tidak jauh dari
peran perkembangan pendidikan Islam yang maksimum dalam kehidupan masyarakat
dan generasi Islam.Kepemimpinan yang progrsif merujuk pada nilai dasar
organisasi yang dibuat dan di percaya oleh anggotanya.Hal tersebut dimaksudkan
untuk menciptakan suatu atmosfer kepemimpinan dan pembaharuan yang efektif
menuju ke arah yang lebih baik. Seorang Muslim yang menjadi pemimpin yang
visioner seharusnya melakukan hal-hal sebagai berikut: (a) menunjukkan peran kepemimpinan
yang baik, (b) mengikuti nilai-nilai kepemimpian Nabi Muhammad SAW, (c)
mengamalkan prinsip amar maa’ruf nahi mungkar, (d) mengamalkan kaidah hidup
yang sebenarnya, ( e) menjalankan tugasnya sebagai pemimpin, (f) menegakkan
keadilan, (g) menunjukkan perilaku pemimpin yang ideal dan dapat menjadi
teladan yang baik. Berdasarkan pada teori kepemimpinan tersebut, seorang
pemimpin di Lampung semestinya ialah pemimpin yang visioner, transformatif,
religious dan menjadi pelopor serta teladan yang mengintegrasikan nilai-nilai
Islam berdasarkan kepemimpinan visioner dalam kehidupan kebudayaan masyarakat
di Lampung. Seorang pemimpin Lampung yang visioner seharusnya
mengimplementasikan tradisi dan nilai budaya Lampung seperti Piil Pesengiri,
Sakai Sambayan, Nemui Nyimah, Nengah Nyapur, dan Bejuluk Beadek.
Kata kunci: Kepemimpinan,
vionarer, Islam, Lampung, kebuudayaan dan nilai
Penulis: Aguswan Khotibul Umam
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd110024