EKSISTENSI KONSEP BIROKRASI MAX WEBER DALAM REFORMASI BIROKRASI DI INDONESIA
Abstrak: Sejak bergulirnya era
reformasi, berbagai isu ataupun pemikiran dilontarkan para pakar berkaitan
dengan bagaimana mewujudkan tata pemerintahan yang baik (good governance), di
antaranya dilakukan melalui reformasi birokrasi. Upaya tersebut secara bertahap
dilakukan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (Provinsi dan
Kabupaten/ Kota). Secara empiris birokrasi identik dengan aparatur pemerintah
yang mempunyai tiga dimensi yaitu organisasi, sumber daya manusia, dan
manajemen. Dalam pemerintahan, dimensi itu dikenal kelembagaan, kepegawaian dan
ketatalaksanaan, yang merupakan unsur-unsur administrasi negara; kiranya
dimensi tersebut dapat ditambah dengan kultur mind set.Konsep birokrasi Max
Weber yang legal rasional, diaktualisasikan di Indonesia dengan berbagai
kekurangan dan kelebihan seperti terlihat dari perilaku birokrasi. Perilaku
birokrasi timbul manakala terjadi interaksi antara karakteristik individu
dengan karakteristik birokrasi; apalagi dengan berbagai isu yang berkembang dan
penegakan hukum saat ini yang berkaitan dengan patologi birokrasi.
Kata Kunci: Eksistensi,
Birokrasi, Max Weber
Penulis: Ali Abdul Wakhid
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd110075