FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDIT DELAY PADA PERUSAHAAN GO PUBLIC DI INDONESIA (Studi Empiris pada Perusahaan Property dan Real Estate di Bursa Efek Indonesia periode 2007-2010)
ABSTRAKSI: Perkembangan
ekonomi saat ini mengubah perkembangan perusahaan go public di Indonesia,
sehingga mempengaruhi perkembangan pasar modal di Indonesia. Perkembangan ini
membuat setiap perusahaan go public diharuskan untuk membuat dan melaporkan
laporan keuangan yang berfungsi sebagai media komunikasi antara internal
perusahaan (manajemen) dengan perusahaan eksternal. Pengukuran pemenuhan
kewajiban perusahaan dapat dilakukan dengan audit delay. Penelitian dilakukan
pada 10 perusahaan property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
pada periode 2007 sampai 2010. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan
pengolahan data sekunder dan menggunakan metode analisis linier regresi berganda
melalui SPSS Versi 17.0. Sampel diambil dengan metode purposive sampling. Variabel
dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan (X1), Return On Assets (ROA) (X2),
ukuran Kantor Akuntan Publik (X3), dan umur perusahaan (X4) sebagai variabel independen
dan audit delay (Y) sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa distribusi data adalah normal dan bebas dari multikolinearitas, autokorelasi,
dan heteroskedastisitas. Pada pengujian secara simultan menunjukkan bahwa
terdapat pengaruh antara ukuran perusahaan, Return On Assets (ROA), ukuran kantor
akuntan publik, dan umur perusahaan terhadap audit delay. Hasil pengujian secara
parsial menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan Return On Asset (ROA) tidak
berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay, sedangkan ukuran kantor akuntan
publik dan umur perusahaan secara signifikan mempengaruhi audit delay. Besarnya
koefisien determinasi (Adjusted R2) sebesar 62,2% yang berarti bahwa audit delay
di perusahaan property & real estate dipengaruhi oleh ukuran perusahaan, Return
On Assets (ROA), ukuran kantor akuntan publik, dan usia perusahaan, sedangkan
sisanya 37,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diamati dalam penelitian
ini.
Kata kunci: ukuran perusahaan,
Return On Assets (ROA), ukuran kantor akuntan publik, umur perusahaan, dan
audit delay
Penulis: Novelia Sagita Indra,
Dicky Arisudhana
Kode Jurnal: jpakuntansidd120169