ANALISIS KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) ARIFIN AHMAD PEKANBARU
Abstrak: Tujuan penelitiannya
adalah untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan rumah sakit umum daerah
(RSUD) arifin achmad pekanbaru pada saat sebelum dan sesudah berpedoman kepada
akuntansi keuangan daerah yang terdapat pada peraturan menteri dalam negeri
nomor 13 tahun 2006. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik
wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan empat variabel
yaitu rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas dan efesiensi pendapatan
asli daerah, rasio aktivitas, dan rasio pertumbuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa terdapat perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah penerapan
akuntansi keuangan daerah pada rumah sakit umum daerah (RSUD) arifin achmad
pekanbaru. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis, dimana Rasio kemandirian keuangan
daerah sebelum diberlakukannya akuntansi keuangan daerah mengalami penurunan
dan sesudah diberlakukannya akuntansi keuangan daerah mengalami peningkatan.
Rasio efektivitas PAD tertinggi pada tahun 2007 yaitu sebesar 100,44% dan terendah
terjadi pada tahun 2008. Rasio efesiensi PAD berkisar antara 39,78% sampai 56,30%.
Rasio belanja rutin tahun 2006 sampai 2009 berkisar antara 55,80% sampai 95,91%,
dan belanja pembangunan tahun 2006 sampai 2009 yang berkisar antara 3,88% sampai
4,59%. Hal ini menunjukkan Rasio pertumbuhan APBD Rumah Sakit Umum Daerah
Arifin Achmad pekanbaru pada tahun anggaran 2006 sampai 2009 menujukkan pertumbuhan
yang positif meskipun kecenderungan pertumbuhannya berkurang.
Kata kunci: Akuntansi keuangan
daerah dan kinerja keuangan
Penulis: Gusnardi & Nur
Azizah
Kode Jurnal: jpakuntansidd130110