Abstrak: Sistem ERP adalah
sistem informasi yang mengintegrasikan fungsi-fungsi bisnis dalam perusahaan, seperti fungsi
manufaktur, keuangan dan
manajemen rantai suplai.
Sistem ERP tidak
dapat meningkatkan performansi perusahaan bila tidak diadopsi dan
digunakan secara teratur dan benar oleh para
penggunanya. Dengan mengadopsi
model dasar Technology Acceptance Model
(TAM) dalam mempelajari proses
penerimaan (adoption) sistem
ERP oleh user
dalam organisasi, penelitian
ini menambahkan aspek peran project champion dalam menganalisis proses
penerimaan sistem ERP oleh
pengguna. Peran project
champion disini dipelajari
dengan yang memasukkan
dua variabel independen tambahan
yaitu technical champion
dan organisational champion.
Faktor lainnya yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
perceived usefulness, intrinsic dan situational involvement, prior usage, argument
for change, shared
belief, project communication
dan training. Pengambilan
data dilakukan terhadap 123 responden yang merupakan karyawan pengguna
sistem ERP di PT.Telkom Indonesia. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan
metode Structural Equation Modelling (SEM),
dan perangkat lunak
pengolah data LISREL.
Hasil pengolahan data
menunjukkan bahwa perceived
usefulness berpengaruh positif terhadap behavioral intention to use sistem ERP.
Hasil dari penelitian juga menunjukkan
bahwa technical champion,
organisational champion, intrinsic
dan situational involvement, argument for change, shared belief, project
communication dan training secara tidak langsung berpengaruh positif terhadap
behavioral intention to use sistem ERP.
Kata kunci: ERP, Behavioral
intention to use ERP, User acceptance, adoption, Champions, TAM, SEM
Penulis: Rajesri Govindaraju, Leksananto
Gondodiwirjo
Kode Jurnal: jpmanajemendd080008
Atau download gratis di bawah ini:
Artikel Terkait :