Analisis Risiko Operasional di PT TELKOM dengan pendekatan Metode ERM
Dalam pelaksanaannya, TELKOM akan menghadapi banyak sekali risiko-risiko
yang akan mengganggu, baik itu risiko internal maupun risiko eksternal. Hal ini
tentu saja dapat terjadi, dikarenakan TELKOM merupakan perusahaan perseroan
terbatas yang berkedudukan di Indonesia
yang sebagian besar
operasi, aset dan
pelanggannya berada di
Indonesia. Akibatnya, kondisi politik, ekonomi, hukum dan sosial di
Indonesia di masa mendatang, serta tindakan
dan kebijakan tertentu
yang diambil atau
tidak diambil oleh
Pemerintah secara material dapat
berdampak negatif terhadap
usaha, kondisi keuangan
dan hasil operasi TELKOM. Pengelolaan
risiko TELKOM didasarkan
pada pengelolaan risiko
COSO Enterprise Risk Management Framework, yang sesuai dengan pengawasan
internal yang telah diterapkan TELKOM.
Analisis ditujukan untuk mengidentifikasi dan menilai besarnya dampak dan
kemungkinan dari risiko-risiko operasional
yang terjadi di
TELKOM. Berdasarkan hasil
analisa risiko operasional TELKOM
yang teridentifikasi dari
penelitian ini terdiri
atas 90 risiko
dan 19 jenis/kategori risiko.
Dan risiko operasional
TELKOM yang paling
tinggi dampak dan kemungkinan terjadinya
ada 2, yaitu
Risiko Kebocoran Informasi
dan Risiko Kepuasan Karyawan (Reward & Punish) Yang
Kurang Seimbang. Dan solusi yang diberikan sebagai alternatif tindakan
yang dapat dilakukan
oleh TELKOM untuk
menangani risiko-risiko tersebut
adalah dengan Mengurangi Risiko.
KeyWords: Risk
Management, ERM (Enterprise
Risk Management), Operational
Risk, COSO framework
Penulis: Sudarso Kaderi
Wiryono, Suharto
Kode Jurnal: jpmanajemendd080006
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<<