SIMULASI PENGERINGAN BATUBARA MUDA DENGAN METODE RANGKAIAN PORI PADA KONDISI ISOTHERMAL
Abstrak: Indonesia merupakan
negara yang memiliki
cadangan batubara yang
besar yang dapat digunakan sebagai sumber energi utama
untuk industri, tetapi batubara yang dimiliki oleh Indonesia sebagian besar
merupakan batubara muda yang memiliki kandungan energi yang rendah (< 4.800
kcal/kg) serta kandungan air yang tinggi (> 25%). Kandungan air batubara yang
tinggi menyulitkan dalam proses
konversi batubara untuk dijadikan
sebagai sumber energi utama
seperti pada sistem
tenaga. Kandungan air
dalam batubara dapat
dikurangi dengan pengeringan dengan mengamati data kinetika pengeringan
berupa laju pengeringan. Laju pengeringan batubara dipengaruhi oleh beberapa
variabel antara lain kecepatan fluida panas, temperatur fluida panas, ukuran
partikel yang dikeringkan serta struktur pori-pori dari partikel
yang dikeringkan. Beberapa
sampel batubara muda
dianalisis strukturnya untuk
mendapatkan data distribusi pori. Ukuran pori yang digunakan terdiri atas 2
macam yaitu 40 dan 100 nm serta panjang pori 500 nm. Empat macam struktur pori disimulasikan dengan
metode rangkaian pori. Dari simulasi rangkaian pori memperlihatkan bahwa ukuran
pori yang besar
akan memberikan waktu
yang lebih lama
untuk laju pengeringan
tetap sedangkan struktur pori dengan
ukuran pori kecil akan memberikan
laju pengeringan tetap yang lebih pendek waktunya.
Kata Kunci: batubara, pengeringan,
rangkaian pori, kandungan air, difusi uap
Penulis: Anton Irawan dan
Indar Kustiningsih
Kode Jurnal: jpkimiadd090021
