PENGARUH pH DAN WAKTU KONTAK PADA ADSORPSI Ni(II) MENGGUNAKAN ADSORBEN KITIN TERFOSFORILASI DARI LIMBAH CANGKANG BEKICOT (Achatina fulica)

ABSTRAK: Pemanfaatan  kitin  sebagai  adsorben  untuk  limbah  logam  berat  telah  banyak  dilakukan.  Kitin  dipilih karena  ketersediaanya  yang  melimpah  di  alam.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menentukan  kondisi  optimum melalui  variasi  pH  dan  waktu  kontak.  Adsorben  kitin  diperoleh  dari  hasil  isolasi  limbah  cangkang  bekicot melalui  proses  deproteinasi  dan  demineralisasi.  Proses  fosforilasi  dilakukan  dengan  menambahkan  asam  fosfat dan  natrium  bifosfat  pada  kitin.  Hasil  adsorpsi  Ni(II)  oleh  kitin  terfosforilasi  dianalisis  menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom. Penelitian dilakukan dengan variasi pH 2, 3, 4, 5, 6, dan 7 serta variasi waktu kontak  40,  60,  80,  100,  120,  dan  150  menit.  Adsorpsi  ion  Ni(II)  secara  maksimum  diperoleh  pada  pH  5  dan waktu kontak selama 80 menit dengan jumlah Ni(II) teradsorpsi sebesar 9,21 mg/g.
Kata kunci: adsorpsi, fosforilasi, kitin, Ni(II)
Penulis: Tunjung Nourman Sasono Ardhi, Darjito dan Rachmat Triandi Tjahjanto
Kode Jurnal: jpkimiadd130019

Artikel Terkait :