KESETIMBANGAN SORPSI ION SENG(II) PADA PARTIKEL GAMBUT
Abstrak: Paparan ion seng(II)
pada kadar tertentu dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti kram
perut, iritasi kulit, batuk, anemia, kerusakan pankreas, gangguan metabolisme protein, penyumbatan
pembuluh darah, hingga
kerusakan sistem pernafasan.
Karena itu, seng(II) termasuk
kategori unsur yang
harus dibatasi konsentrasinya dalam
air minum. Gambut adalah salah
satu material yang dapat digunakan untuk mengurangi ion seng dari larutan.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari performansi dan kesetimbangan sorpsi
ion seng(II) pada partikel gambut oligotropik Indonesia. Penelitian dilakukan
secara batch di dalam sejumlah labu erlenmeyer pada temperatur konstan 26 ± 3oC.
Eksperimen dilakukan dalam beberapa variasi konsentrasi awal ion seng dan pH.
Data primer adalah konsentrasi residual
seng dalam larutan
yang diukur secara
spektrofotometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi
optimum sorpsi mencapai lebih dari 90% untuk konsentrasi awal seng
50 mg/L. Kesetimbangan
sorpsi logam seng(II)
pada partikel gambut
dapat direpresentasikan dengan baik oleh model isoterm Freundlich dan
Langmuir. Untuk rentang pH awal 6, nilai kapasitas sorpsi optimum, qo
adalah 3,736 mg/g, sedangkan nilai konstanta karakteristik Freundlich, Kf adalah 0,342 L/g.
Kata kunci: efisiensi sorpsi,
gambut, isoterm sorpsi, ion seng(II)
Penulis: Munawar
Kode Jurnal: jpkimiadd100039
