KARAKTERISTIK PATI SAGU DENGAN METODE MODIFIKASI ASETILASI DAN CROSS-LINKING

Abstrak: Sagu yang memiliki sumber karbohidrat yang cukup besar dapat digunakan sebagai bahan pangan  alternatif.  Untuk  memperoleh  kualitas  produk  yang  diinginkan,  karakteristik  pati sagu  dapat  dimodifikasi.  Metode  modifikasi  pati  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini adalah  asetilasi  dan  cross-linking.  Prinsip  kedua  modifikasi  ini  hampir  sama,  yaitu mensubstitusi gugus hidroksil pada pati; substitusi dengan gugus asetil pada asetilasi dan substitusi  dengan  gugus  fosfat  pada  cross-linking.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah membandingkan  karakteristik  pati  sagu  (solubility,  swelling  power,  freeze-thaw  stability, dan  paste  clarity)  yang  telah  dimodifikasi  secara  asetilasi  dan  cross-linking  pada berbagai variasi waktu reaksi serta terhadap pati yang tidak dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik swelling power, solubility, dan freeze-thaw stability dari pati sagu yang mengalami modifikasi secara asetilasi cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan pati sagu yang mengalami modifikasi secara cross-linking maupun pati sagu yang tidak  mengalami  modifikasi.  Karakteristik  pati  sagu  mengalami  peningkatan  dari  8,3245 g/g  menjadi  38,6066  g/g  untuk  swelling  power  dan  14,3467%  menjadi  33,1876%  untuk solubilty. Karakteristik freeze-thaw stability juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh semakin sedikitnya jumlah air yang terpisahkan yaitu dari 16,7399 menjadi 1,3847%. Peningkatan  ini  sebanding  dengan  kenaikan  harga  derajat  substitusi  (DS)  untuk  masing-masing  modifikasi.  Untuk  karakteristik  paste  clarity,  pati  sagu  yang  tidak  mengalami modifikasi  menunjukkan  karakteristik  yang  lebih  baik  dibandingkan  pati  yang  telah mengalami  modifikasi;  absorbansi  untuk  pati  sagu  non-modifikasi  adalah  0,142,  untuk asetilasi adalah 0,483, dan untuk crosslinking adalah 0,334. 
Kata kunci: asetilasi, cross-linking, karakterisasi, pati sagu
Penulis: Albert Teja W., Ignatius Sindi P., Aning Ayucitra, Laurentia E. K. Setiawan
Kode Jurnal: jpkimiadd080006

Artikel Terkait :