KAJIAN MEKANISME REAKSI OKSIDASI KARIOLANOL DENGAN OKSIDATOR SELEKTIF PIRIDINIUM KLOROKROMAT (PCC)

ABSTRACT: Penelitian ini bertujuan mengungkapkan produk beserta mekanisme reaksi oksidasi kariolanol sebagai hasil oksimerkurasi-demerkurasi (OM-DM) kariofilena pelarut THF-air dengan oksidator selektif Piridinium Klorokromat (PCC). Pemantaun produk reaksi dilakukan dengan cara menganalisis  struktur molekul secara periodik (waktu) tertentu dari hasil reaksi oksidasi  kariolanol dengan PCC menggunakan  alat spektrofotometri inframerah (IR). Sedangkan kajian jumlah dan konsentrasi relatif dari setiap komponen hasil produk reaksi dilakukan dengan alat kromatografi gas (KG). Penelitian ini diawali dengan reaksi oksimerkurasi-demerkurasi kariofilena pelarut THF-air pada suhu reaksi sekitar 25ºC dengan lama reaksi 4 jam sehingga dihasilkan kariolanol sebagai klovanadiol. Kariolanol selanjutnya dioksidasi meng-gunakan oksidator selektif piridinium klorokromat (PCC) pelarut diklorometna, suhu reaksi dingin (10ºC), waktu reaksi 4 jam. Selama berlangsungnya reaksi dilakukan pemantuan produk reaksi oksidasi dengan mengambil 10 mL setiap selang 30 menit yang selanjutnya setiap produk reaksi diekstrak dengan eter.  Setelah pelarut eter di-evaporasi diperoleh cairan kental warna kuning, bau lebih harum dibanding kariofilenanya. Hasil analisis struktur produk reaksi menggunakan alat IR diketahui produk reaksi oksidasi kariolanol (klovanadiol) adalah senyawa ketol yang ditandai munculnya serapan gugus fungsional karbonil (>C = O) pada bilangan gelombang 1700 – 1728 cm-1 sebagai serapan gugus keton. Selain itu hasil analisis spektra Inframerah (IR) menunjukkan masih terdapatnya serapan 3450-3507 cm-1 dan serapan lemah 1100-1120 cm-1 yang menandai masih adanya ikatan gugus hidroksil (-OH tersier); sehingga diduga reaksi oksidasi berlangsung pada salah gugus hidroksil dari kariolanol dan dihasilkan  gugus keton sehingga dihasilkan kariofilanon. Hasil uji jumlah komponen dengan alat KG menunjukkan rendemen kariofilanon sebagai hasil oksidasi kariolanol sebesar 29,54%; sehingga  disarankan untuk dikaji mengenai optimalisasi produk oksidasi kariolanol tersebut.
Kata kunci: kariofilena, kariolanol, oksidator selektif  PCC
Penulis: Sudarmin
Kode Jurnal: jpkimiadd070010

Artikel Terkait :