APLIKASI NANOPARTIKEL PERAK PADA SERAT KATUN SEBAGAI PRODUK JADI TEKSTIL ANTIMIKROBA
ABSTRACT: Perkembangan
nanoteknologi dapat meningkatkan nilai tambah pada serat tekstil. Ukuran
nanopartikel yang berkisar antara 1 hingga 100 nanometer yang ditambahkan pada
serat katun dapat memberikan fungsi khusus atau modifikasi fungsi serat katun.
Penambahan sifat tekstil yang sedang dikembangkan salah satunya adalah sifat antimikroba
dengan menggunakan senyawa perak pada serat katun. Larutan koloidal
nanopartikel perak dapat dipreparasi dengan beberapa metode, seperti proses
pencampuran larutan AgNO3 dengan larutan aminoterminated
hyperbranched polymer (HBP-NH2), reduksi kimia larutan perak nitrat (AgNO3)
dalam satu tahap lewat pencampuran dengan pengadukan yang kuat pada suhu ruang.
Preparasi nanopartikel perak pada serat katun dilakukan dengan metode deposisi
atau presipitasi interstisial nanopartikel perak dalam celah-celah serat.
Sedangkan aktivitas antimikroba partikel perak yang terdeposisi pada serat
katun, diuji terhadap bakteri Staphylococcus aureus atau E. Coli. Selain itu,
hasil Scanning Electron Microscopy (SEM) dan X-ray Photoelectron Spectroscopy
(XPS) mengkonfirmasikan adanya nanopartikel perak yang terdispersi secara baik
pada permukaan serat katun dan mayoritas perak berada dalam bentuk Ag0.
Pada tulisan ini akan mengkaji ulang tentang aplikasi nanopartikel perak pada
serat katun sebagai produk jadi tekstil yang mempunyai sifat antimikroba. Serta
mengkaji ulang pengaruh nanopartikel perak pada serat katun terhadap aktivitas
mikroba yang dihasilkan dimana telah dilakukan proses pencucian pada serat
katun.
Kata kunci: nanopartikel,
perak, katun, antimikroba
Penulis: Agus Haryono, Sri
Budi Harmami
Kode Jurnal: jpkimiadd100004
