PERAN EMOTION-FOCUSED COPING TERHADAP KECENDERUNGAN POST-TRAUMATIC STRESS DISORDER PARA KARYAWAN YANG MENYAKSIKAN PELEDAKAN BOM DI DEPAN KEDUTAAN BESAR AUSTRALIA DI JAKARTA TAHUN 2004

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana peran  emotion-focused coping terhadap kecenderungan post-traumatic stress disorder. Penelitian ini dilakukan setelah enam bulan dari terjadi pengeboman. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Kantor Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia yang mengalami atau menyaksikan atau terkena efek dari ledakan bom pada peristiwa pengeboman di depan Kedutaan Besar Australia, jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari Kamis tanggal 9 September 2004 sekitar pukul 10.25 WIB. Dari perhitungan nomogram Harry King didapat jumlah sampel dengan menggunakan teknik random sampling dalam penelitian ini sebanyak 73 orang.
Hasil analisis dengan menggunakan program komputer SPSS versi 11,5 for windows diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar - 0,529 dengan probabilitas (p) sebesar 0,001. Hasil penelitian ini bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara emotion-focused coping dengan kecenderungan post-traumatic stress disorder, dan hubungan yang terjadi berlawanan arah.
Kata kunci: berfokus emosi, gangguan stress, pasca traumatic
Penulis: Choirul Anam, Achmad Tedy Himawan (Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan)
Kode Jurnal: jppsikologiklinisdd050003

Artikel Terkait :