HUBUNGAN ANTARA IDENTITAS ETNIK DENGAN PRASANGKA TERHADAP ETNIK TOLAKI PADA MAHASISWA MUNA DI UNIVERSITAS HALUOLEO KENDARI SULAWESI TENGGARA
Abstrak: Kampus sebagai
tempat peradaban yang
multietnik berpotensi melahirkan
konflik antaretnik. Maraknya
konflik yang ditengarai bernuansa
etnik yang terjadi
di lingkungan kampus
Universitas Haluoleo (Unhalu)
mendorong peneliti melakukan penelitian
tentang identitas etnik
dan prasangka etnik
salah satu etnik
asli Sulawesi Tenggara
dan sebagai etnik Pendatang di
Kota Kendari, yaitu etnik Muna, terhadap etnik asli Kota Kendari yaitu etnik
Tolaki. Penelitian ini dilakukan
dengan tujuan untuk
mengetahui hubungan antara
identitas etnik dengan
prasangka terhadap etnik
Tolaki pada mahasiswa Muna di Universitas Haluoleo Kendari Sulawesi
Tenggara. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan menggunakan dua
alat ukur yang
disusun sendiri oleh peneliti. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini berupa
skala, yaitu Skala Prasangka Terhadap Etnik Tolaki dan Skala Identitas
Etnik. Sampel penelitian
adalah 248 mahasiswa
Universitas Haluoleo Kendari
yang memiliki latar belakang etnik
Muna serta berjenis
kelamin laki-laki. Teknik
pengambilan sampel dilakukan
dengan teknik purposif random sampling. Analisis data
dilakukan dengan analisis regresi sederhana.
Berdasarkan analisis data
yang dilakukan diperoleh
nilai koefisien korelasi
(rxy) sebesar 0,356
dengan p= 0,000 (p<0,05). Angka tersebut menunjukkan
bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel identitas etnik dengan
prasangka terhadap etnik
Tolaki. Arah hubungan
kedua variabel positif,
yaitu semakin kuat
identitas etnik maka akan semakin tinggi pula prasangka terhadap etnik
Tolaki pada mahasiswa Muna di Universitas Haluoleo Kendari Sulawesi
Tenggara. Dengan demikian
hipotesis yang diajukan
dalam penelitian ini
diterima yaitu ada hubungan
positif antara identitas
etnik dengan prasangka
terhadap etnik Tolaki.
Semakin kuat identitas
etnik maka akan semakin
tinggi prasangka terhadap
etnik Tolaki, dan
sebaliknya, semakin lemah
identitas etnik maka
semakin rendah pula prasangka terhadap etnik Tolaki.
Kata Kunci: Identitas Etnik,
Prasangka, Etnik Muna, Mahasiswa
Penulis: Rajab Ali, Endang Sri
Indrawati, Achmad Mujab Masykur
Kode Jurnal: jppsikologisosialdd100002