ANALISIS SUMBER-SUMBER KEBERMAKNAAN HIDUP NARAPIDANA YANG MENJALANI HUKUMAN SEUMUR HIDUP

Abstrak: Narapidana  yang  mendapat  hukuman  seumur  hidup  akan  mengalami  perubahan  besar  dalam  kehidupannya,  seperti keterbatasan  dalam  melakukan  aktivitas,  pekerjaan,  kehidupan  sosial  bahkan  dalam  tujuan  hidup.  Kondisi  tersebut akan  mengubah pandangannya mengenai makna dari hidupnya ataupun mengalami ketidakbermaknaan hidup. Fokus penelitian  ini  adalah  analisis  sumber-sumber  kebermaknaan  hidup  pada  narapidana  yang  divonis  hukuman  seumur hidup dengan mengacu pada konsep kebermaknaan hidup Viktor Frankl. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan  pendekatan  studi  kasus  pada  seorang  narapidana  di  Lembaga  Pemasyarakatan  Klas  1  Sukamiskin  Bandung yang  sudah  menjalani  dua  tahun  masa  hukuman  dari  vonis  hukuman  seumur  hidup  atas  kasus  pembunuhan.  Teknik pengambilan  data  dilakukan  dengan  wawancara,  observasi  dan  analisis  dokumen.  Hasil  penelitian  ini  menunjukkan bahwa sumber-sumber kebermaknaan hidup bagi subjek adalah : 1.)  Adanya nilai-nilai kreatif (creative values) untuk dapat  berkarya,  bekerja,  mencipta  serta  melaksanakan  tugas  dan  kewajiban  sebaik-baiknya.  2.)  Adanya  nilai-nilai penghayatan  (experiential  values),  yakni  dengan  cara  memperoleh  pengalaman  tentang  sesuatu  atau  seseorang  yang bernilai  bagi  subjek.  3.)  Nilai-nilai  bersikap  (attitudinal  values)  atas  hukuman  seumur  hidup  yaitu  subjek  memilih sikap  menerima  kondisi  tersebut  sebagai  tanggung  jawab  yang  harus  dijalani  akibat  perbuatannya  dan  berusaha menikmati kehidupan di penjara dengan menjadikan penjara sebagai tempat untuk belajar menjadi manusia yang lebih baik. 
Kata Kunci: hukuman seumur hidup, sumber-sumber kebermaknaan hidup, creative values, experiential values, attitudinal values
Penulis: Siska Marliana Lubis, Sri Maslihah
Kode Jurnal: jppsikologisosialdd120002

Artikel Terkait :