KAJIAN PENGURANGAN TOTAL MIKROBA PADA SUSU SAPI SEGAR MENGGUNAKAN METODE PASTEURISASI DIRECT STEAM INJECTION

ABSTRAK: Susu segar sangat mudah terkontaminasi oleh berbagai bakteri patogen sehingga tidak tahan lama. Banyaknya jumlah mikroba dalam susu segar pada proses pengolahan menjadikan metode uap panas (Direct Steam Injection) sebagai cara untuk mengolah susu dengan suhu yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh tekanan dan kecepatan laju alir terhadap sifat fsik, kimia, dan mikrobiologi susu sapi pasteurisasi. Penelitian ini disusun menggunakan rancangan percobaan jenis Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah kecepatan laju aliran susu yaitu 1.724 ml/s dan 0.877 ml/s. Faktor kedua adalah tekanan uap panas yaitu 0.75 atm, 1 atm, 1.25 atm. Data pengamatan yang diperoleh kemudian dianalisa secara statistik menggunakan metode analisa ragam ANOVA (Analysis of Variance), dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil) atau DMRT (Duncan Multiple Range Test) menggunakan selang kepercayaan 5%. Pemilihan perlakuan terbaik dilakukan dengan metode De Garmo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada interaksi yang signifkan antara dua faktor suhu produk dan stabilitas emulsi. Perlakuan tekanan steam memberikan efek yang signifkan (α=0.05) pada Total Plate Count (TPC), dan kadar air. Perlakuan terbaik dihasilkan oleh tekanan uap dari 1.25 atm dan laju 0.877 ml/detik mengalir. Produk ini ditandai dengan TPC 5.68 log cfu/ml, kadar air 92.75%, viskositas 0.96 cps, emulsi stabilitas 11 jam, tingkat protein 1.8%, dan kadar lemak 6.42%.
Kata kunci: Laju Alir, Mikroba, Pemanasan, Susu Pasteurisasi, Tekanan
Penulis: Beauty Suestining Diyah Dewanti
Kode Jurnal: jppertaniandd160813

Artikel Terkait :