USULAN LEAN MANUFACTURING SYSTEM UNTUK MEREDUKSI WASTE DAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI DI PT. ABC DIVISI SLAB STEEL PLANT 1

ABSTRACT: Dalam dunia industri yang kompetitif setiap perusahaan harus dapat bersaing dengan memberikan produk yang unggul dengan harga yang kompetitif serta harus dapat memenuhi permintaan pasar. PT. ABC merupakan perusahaan baja milik negara (BUMN) yang beroperasi sejak tahun 1970, dalam proses bisnisnya PT. ABC merupakan perusahaan hulu hilir dengan memiliki beberapa divisi. Penelitian ini dilakukan di divisi slab steel plant 1, dari hasil pengamatan dan diskusi diketahui bahwa dalam proses produksi yang dilakukan divisi slab steel plant 1 terdapat aktivitas yang mengindikasikan kedalam waste seperti waktu menunggu PT. PBH ganti slagpot, buang slag dan delay operasi, hal tersebut menyebabkan waktu produksi menjadi lebih panjang serta biaya produksi menjadi lebih tinggi. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab waste dominan, membuat usulan untuk mereduksi waste yang dominan, menghitung perbandingan biaya sebelum dan sesudah reduksi waste dominan. Untuk mengatasi hal tersebut digunakan konsep lean dengan metode value stream mapping. Langkah yang dilakukan adalah membuat big picture mapping, membuat process activity mapping, melakukan perhitungan process activity mapping, pengkategorian aktivitas, analisa sebab akibat dengan diagram fishbone dan melakukan usulan perbaikan. Dari hasil pengolahan data diketahui faktor penyebab terjadinya waste dominan adalah operator kurang memahami SOP, konsumsi oksigen tinggi, slag bersifat asam, daya angkat crash berkurang, antri crash, ukuran grafit tidak standard dan metalisasi rendah. Usulan perbaikan yang dilakukan adalah melakukan process control dan modifikasi injector grafit. Biaya waste yang dikeluarkan oleh perusahaan pada bulan Oktober tahun 2013 adalah Rp. 87.121.999,- setelah dilakukan reduksi waste dominan biaya tersebut menjadi Rp.0,-.
KEYWORDS: Lean, Value Stream Mapping, Waste, Diagram Fishbone
Penulis: Aan Maulana, Lely Herlina, Bobby Kurniawan
Kode Jurnal: jptindustridd160237

Artikel Terkait :