ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JABATAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN EVALUASI JABATAN (STUDI KASUS PT. X)

ABSTRACT: PT. X merupakan anak perusahaan PT K (Persero), Tbk yang bergerak di bidang properti industri yang  meliputi lahan industri, bangunan pabrik, dan gudang berskala standar. Awal tahun 2014 PT X melakukan rekontruksi organisasi untuk menjadi pemain properti nasional yang terkemuka. Proses rekontruksi organisasi dilakukan dengan tahap analisis, wawancara dan konsensus dengan pihak terkait, hal ini bertujuan agar kegiatan ini tepat sasaran. Penelitian ini dilakukan untuk melanjutkan proses rekontruksi organisasi yaitu dengan mengevaluasi prestasi kerja dari jabatan yang diteliti pada Direktorat SDM & Keuangan melalui pendekatan Hay Sistem dan pembobotan faktor yang mempengaruhi evaluasi jabatan melalui pendekatan Analitical Hierarchy Process (AHP). Pembobotan kriteria berdasarkan kriteria Hay Sistem yaitu Know-How, Problem Solving dan Accountability sedangkan untuk pembobotan jabatan dilakukan pada jabatan setingkat Kepala Seksi di Direktorat SDM & Keuangan. Berdasarkan tujuan dan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka didapatkan kesimpulan bahwa: Hasil pembobotan kriteria Hay Sistem yaitu, bobot tertinggi ada pada kriteria Tanggung Jawab (Accountability) sebesar 44,2%, selanjutnya kriteria Penyelesaian Masalah (Problem Solving) 30,1%,  dan kriteria Mengetahui Bagaimana (Know-How), sebesar 25,8%. Sedangkan Hasil pembobotan pada subkriteria Hay Sistem pada masingmasing kriteria adalah untuk subkriteria Impact sebesar 21,3%, untuk subkriteria Fredom To Act sebesar 18,2%, untuk subkriteria Thinking Challenge sebesar 14,5%, untuk subkriteria Magnitude sebesar 13,7%, untuk subkriteria Management Breadth sebesar 12,4%, untuk subkriteria Thinking Environment sebesar 11,9%, untuk subkriteria Human Relation Skill sebesar 4,8%, untuk subkriteria Technical Know-How sebesar 3,2%. Hasil dari evaluasi jabatan menggunakan metode Hay Sistem, diperoleh Grade 9 pada  jabatan Grup Laporan Keuangan, Grup Pengembangan SDM, dan Ahli Pertama Pendanaan & Pengelolaan Dana, Grade 10 pada jabatan Grup Perencanaan Organisasi & SDM, Grup Kegiatan AP & PP, Ahli Pertama Pengadaan Jasa, Grup Pajak,Asuransi, & Faktur, Grup Knowledge Management, Umum, Grup Verifikasi, dan Grup Akuntansi Manajemen, dan Grade 11 pada jabatan Ahli Pertama Remunerasi, Ahli Pertama Pengadaan Barang dan Administrasi & Informasi.
KEYWORDS: Jabatan, Analitycal Hierarchy Process (AHP), Hay Sistem, Bobot
Penulis: Serly Permata, Hadi Setiawan, Nandang Sukandar
Kode Jurnal: jptindustridd160270

Artikel Terkait :