HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI ROKOK DENGAN LAMA PROSES PENYEMBUHAN LUKA OPERASI ELEKTIF STERIL FASE INFLAMASI DI INSTALANSI RAWAT INAP II RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. SAIFUL ANWAR MALANG

ABSTRACT: Gaya hidup merupakan salah satu determinan yang relatif sulit untuk dikontrol. Salah satu gaya hidup yang dapat menghambat proses penyembuhan luka yaitu pola kebiasaan merokok. Merokok dapat menurunkan jumlah hemoglobin yang berguna untuk mengangkut oksigen. Merokok juga diindikasikan meningkatkan agregasi platelet yang dapat membentuk bekuan darah dalam sistem sirkulasi.Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan Control Group. Analisis hubungan dengan menggunakan uji “Contigency Coefficient “ada hubungan yang kuat antara kebiasaan mengkonsumsi rokok terhadap waktu penyembuhan luka. Berdasarkan hasil temuan diatas disarankan bagi peneliti yang ingin melanjutkan dapat lebih menspesifikan terhadap kuantitas dan kualitas kandungan rokok yang dikonsumsi dengan desain eksperimental semu atau laboratory test, sedangkan proses penyembuhan luka dapat ditingkatkan observasinya sampai fase akhir penyembuhan (fase maturasi).
KEYWORDS: Konsumsi rokok; penyembuhan luka; fase inflamasi
Penulis: Tanto Hariyanto, Helmi Herawati, Wahyuningsri
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150553

JURNAL BERHUBUNGAN: