Karakteristik Rantai Nilai Rumput Laut di Kabupaten Klungkung

Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis rantai nilai dari produsen sampai ke konsumen.Dalam penelitian ini dikaji tiga variabel yaitu kondisi objektif rantai nilai, nilai tambah, serta sertakehilangan yang terjadi pada masing-masing rantai. Penelitian ini mengambil lokasi di kecamatan NusaPenida, kabupaten Klungkung. Pemilihan lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling,sedangkan pemilihan responden menggunakan metode acak dan metode snowball. Metode analisis yangdigunakan adalah CSAM (A Commodity Sistem Assessment Method). Lokasi penelitian secara spesifikadalah pada tiga desa penghasil rumput laut terbesar di Nusa Penida, yaitu Desa Semaya, Desa Suana, danDesa Batu Mulapan. Dari penelitian diperoleh pola rantai nilai dari produsen sampai ke konsumen adalahprodusen – pengepul – pedagang Surabaya; produsen – pengepul – supplier – pedagang Surabaya; danprodusen – supplier – pedagang Surabaya. Nilai tambah yang diberikan pada tingka petani yaitu:pemanenan, penjemuran, pembersihan, pengemasan. Nilai tambah yang diberikan pada tingkat pengepul,yaitu: tranportasi, penjemuran, pembersihan, pengemasan ulang, penimbangan, serta penyimpanan.
Kata kunci: rantai nilai, nilai tambah, loss, CSAM, Nusa Penida
Penulis: I Wayan Gede Sedana Yoga, Dewa Ayu Anom Yuarini
Kode Jurnal: jppertaniandd160007

JURNAL BERHUBUNGAN: