PERBEDAAN MIGRASI, IMIGRASI, EMIGRASI, REMIGRASI DAN SIRKULER

Dibawah ini diberikan Pengertian Migrasi, Perbedaan Migrasi, Imigrasi, Emigrasi, Remigrasi Dan Sirkuler. Migrasi merupakan bagian dari mobilitas penduduk. Mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Mobilitas penduduk ada yang bersifat nonpermanen (sementara) misalnya turisme baik nasional maupun internasional, dan ada pula mobilitas penduduk permanen (menetap). Mobilitas penduduk permanen disebut migrasi. Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan melewati batas negara atau batas administrasi dengan tujuan untuk menetap.
Migrasi atau mobilitas penduduk dari satu daerah ke daerah lainnya dapat dikelompokkan menjadi dua:
Migrasi internasional, yaitu perpindahan penduduk yang dilakukan antarnegara.
Migrasi internasional dibedakan menjadi imigrasi dan emigrasi.
  1. Imigrasi, yaitu perpindahan penduduk dari suatu negara lain ke dalam suatu negara. Contoh orang India masuk ke Indonesia. Imigrasi merupakan perpindahan orang dari suatu negara-bangsa (nation-state) ke negara lain, di mana ia bukan merupakan warga negara. Imigrasi merujuk pada perpindahan untuk menetap permanen yang dilakukan oleh imigran, sedangkan turis dan pendatang untuk jangka waktu pendek tidak dianggap imigran. Walaupun demikian, migrasi pekerja musiman (umumnya untuk periode kurang dari satu tahun) sering dianggap sebagai bentuk imigrasi. PBB memperkirakan ada sekitar 190 juta imigran internasional pada tahun 2005, sekitar 3% dari populasi dunia. Sisanya tinggal di negara kelahiran mereka atau negara penerusnya.
  2. Emigrasi, yaitu perpindahan penduduk dari suatu negara menuju ke negara lain. Contoh orang Indonesia pergi bekerja ke luar negeri, misalnya para Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di Malaysia.
Migrasi nasional, yaitu proses perpindahan penduduk di dalam satu negara.
Migrasi nasional ini terdiri dari beberapa jenis, yaitu:
  1. Migrasi penduduk sementara atau migrasi sirkuler, terdiri dari: (a) penglaju, yaitu perpindahan penduduk dari tempat tinggal asal menuju ke tempat tujuan yang dilakukan setiap hari pulang pergi untuk melakukan suatu pekerjaan, (b) perpindahan penduduk musiman, maksudnya perpindahan yang dilakukan hanya bersifat sementara pada musim-musim tertentu.
  2. Migrasi penduduk menetap meliputi transmigrasi dan urbanisasi. Transmigrasi, yaitu perpindahan dari salah satu wilayah untuk menetap di wilayah lain dalam wilayah negara.
Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota atau dari kota kecil ke kota besar.
Faktor–faktor yang mendorong terjadinya urbanisasi, sebagai berikut.
  • Lahan pertanian semakin sempit.
  • Sulitnya pekerjaan di luar sektor pertanian.
  • Banyaknya pengangguran di pedesaan.     
  • Fasilitas kehidupan sulit didapat.
  • Kurangnya fasilitas hiburan.
Faktor penarik di kota, sebagai berikut.
  • Lapangan pekerjaan lebih banyak.
  • Banyak menyerap tenaga kerja.
  • Banyak hiburan.
  • Banyak fasilitas kehidupan.
Selain itu, terdapat pula istilah-istilah lain yang kiranya perlu kita ketahui.
Remigrasi
Remigrasi adalah perpindahan/pemulangan penduduk asing ke negara asalnya. Contoh TKI di Malaysia dipulangkan kembali ke Indonesia.
Sirkuler 
Sirkuler adalah gerak penduduk dari suatu wilayah menuju wilayah lain dengan tidak ada niatan menetap di daerah tujuan. Contoh di Indonesia (menurut batasan sensus penduduk) sirkuler dapat didefinisikan sebagai gerak penduduk yang melintasi batas provinsi menuju ke provinsi lain dalam jangka waktu 6 bulan.

Artikel Terkait :